Rabu, 29 Januari 2014

Tarif Perawatan Gigi 2014


1. KONSULTASI; Free - Rp 30.000

2. KONSERVASI
a.Tambal sementara; Rp 80.000
b.Dycel+ TS; Rp 70.000
c.Tambal GIC; Rp 100.000
d. Basis + GIC; Rp 120.000
e.Tambal Laser; Rp 150.000 - Rp 230.000
f. Inlay / onlay; Rp 900.000
g.Perawatan saluran akar; Rp 80.000, pervisit semua akar
h.Pengisian saluran akar; Rp 80.000 - Rp 100.000, semua akar

3. PERIODONTAL
a.Scalling Rahang atas dan bawah Klas 1 Rp 120.000 - Rp150.000
b.Scalling Rahang atas dan bawah Klas 2 Rp 160.000 - Rp180.000
c.Scalling Rahang atas dan bawah Klas 3 Rp 180.000 - Rp200.000
d.Bleaching, Whitening Rahang atas-Bawah Rp 1,5juta - Rp 2,0juta


4. BEDAH MULUT
a.Pencabutan gigi tetap/dewasa ; Rp100.000 - Rp 120.000
b.Pencabutan komplikasi; Rp150.000 - Rp200.000
c.Odontektomi; Rp800.000 - Rp1juta, tergantung kasusnya
d.Buka jahitan; Rp70.000, semua jahitan


5. PEDODONSIA (Gigi Anak)
a.Pencabutan gigi sulung; (Rp 70.000, CE) (Rp 80.000,infil, cytoject)
b.Tambal GIC; Rp 80.000 (gigi sulung)
c.Tambal basis+GIC; Rp 100.000 (gigi sulung)
d.Tambal sinar; Rp 150.000 - Rp200.000 (gigi sulung)
e.PSA pervisit; Rp 70.000


6. PROSTODONSIA (Gigi Tiruan)
a.Cekat
- Jaket; Rp 900.000 (metal porcelain)
- Bridge; Rp 900.000 (per gigi)
b.GTS
-Akrilik -Gigi pertama; Rp350.000 -Gigi selanjutnya; Rp100.000
-Valplast, Gigi pertama; Rp900.000 -Gigi selanjutnya; Rp250.000
c.Cetak; Rp50.000


7. ORTHODONSIA (Kawat Gigi); Rp 5 Juta (bahan warna) Rp 7,5Juta (bahan ceramic/transparan)
a.Cetak; Rp70.000
b.Biaya kontrol; Rp100.000 per visit.

Keterangan:
*Setiap kunjungan di kenakan biaya administrasi sebesar Rp5.000,-
*Tarif berlaku 2014, dapat berubah (harap update di bagian pendaftaran)
*Telp: 021 2881 1551
*SMS Center dan WA: 0838 9405 9600 (Layanan sms 24 Jam)


Alamat Praktek;
Jl. Raya margasatwa no. 2 perempatan DDN
(samping Pegadaian DDN2) Pondok Labu,

Jakarta Selatan

Selasa, 14 Januari 2014

Sudah Sikat Gigi, Namun Masih Bau Mulut?

Apa sebabnya? Beberapa kesimpulan mengenai penyebab bau mulut tetap ada, meskipun sudah sikat gigi ini dilansir Mamasource;

1. Kondisi medis
Penyakit-penyakit seperti gigi rusak, infeksi pernafasan, pencernaan atau penyakit hormonal bisa menyebabkan bakteri berkembang lebih banyak dalam mulut. Konsultasikan dengan ahlinya untuk mengatasi bau tersebut.

2. Masih ada partikel makanan yang terselip di mulut
Itulah perlunya menyikat gigi dengan benar, karena sedikit saja sisa makanan yang tertinggal masih bisa bikin bau mulut. Mereka yang memakai gigi palsu berisiko lebih besar memiliki bau mulut akibat berkembangnya bakteri dari sisa makanan.

3. Bakteri masih menempel di lidah
Orang biasanya rajin sikat gigi tapi lupa membersihkan lidah. Padahal, bakteri yang ada di lidah bisa menumpuk dan berkembang juga. Biasakan membersihkan lidah ketika warnanya sudah mulai berubah, karena itu tanda adanya bakteri di mulut.

4. Air liur dalam mulut kurang
Dalam mulut terdapat air liur, dan tanpa produksi liur yang cukup, mulut akan menjadi bau. Alkohol, kafein, dehidrasi atau efek samping obat bisa menyebabkan air liur berkurang dan mulut menjadi kering. Minum air putih yang banyak atau kunyahlah permen karet untuk memicu produksi air liur. Hindari menggunakan obat kumur yang mengandung alkohol karena hanya akan menambah masalah.

5. Kurang konsumsi karbohidrat
Ketika tubuh kurang mendapat asupan karbohidrat, pembakaran dalam tubuh untuk menghasilkan energi digantikan oleh cadangan lemak yang disebut ketosis. Akibatnya, tubuh akan mengambil air lebih banyak dari bagian tubuh lainnya, termasuk air liur, dan itu menyebabkan mulut kering dan bau.

6. Perokok
Nikotin, tar, dan kandungan dalam rokok bisa membuat nafas tidak segar. Ketika merokok, kelembaban dalam mulut pun akan berkurang dan itu adalah gejala awal dari bau mulut. Selama masih punya kebiasaan merokok, mulut pun berisiko bau. So, berhentilah merokok sekarang juga!

7. Stres
Stres biasanya berhubungan dengan masalah pencernaan dan bisa mengganggu kehigienisan mulut dan saraf-saraf di sekitarnya. Berlatihlah mengambil nafas dalam-dalam, jalan-jalan bersama binatang piaraan atau ikutilah kelas yoga untuk menghilangkan stres. Mulailah sekarang jangan stres, ok?

Inilah Penyebab Gigi Rusak

Berikut beberapa hal yang menyebabkan gigi rusak:

1. Mengonsumsi terlalu banyak makanan asam
“Makanan yang mengandung asam juga bisa mengikis email gigi,” ujar Kakanantadilok. Ini menjadi masalah karena lapisan pelindung terluar dari gigi tersebut tidak pernah bisa kembali lagi. Jaringan saraf di bawahnya kehilangan lapisan pelindung, dan Anda mungkin akan mulai merasakan nyeri gigi saat mengalami kondisi dingin atau panas. Beberapa makanan asam dan penyebab erosi adalah minuman soda, jus jeruk, anggur, minuman energi, permen karet yang asam dan lemon. 

Jika Anda sulit menolak godaan makanan perusak gigi tersebut, setidaknya cobalah menetralisir kadar pH di mulut Anda dengan mengonsumsi air atau keju sebagai teman makanan yang asam tersebut, tutur Keel. Daripada langsung meminum minuman asam dengan mulut Anda, gunakanlah sedotan untuk membatasi kontak dengan gigi, ujar dokter gigi Richard H. Price, seorang penasihat konsumen American Dental Association.

2. Mengonsumsi makanan panas lalu minum air dingin
Ketika Anda menggigit sepotong pizza panas, Anda sedang melebarkan email gigi Anda. “Lalu Anda meminum soda dingin dalam jumlah besar, tidak dengan sedotan, dan apa yang Anda lakukan dapat menyebabkan kontraksi,” ujar Price. Hal itu bisa membuat apa yang disebut “garis tak beraturan” – sebuah garis retak vertikal dan setipis rambut di email gigi yang bisa menimbulkan noda dan kerusakan. “Hal itu serupa dengan apa yang akan terjadi pada piring keramik yang dibawa dari tempat panas ke tempat dingin, kata Price.  
“Gigi akan berkontraksi atau melebar seiring perubahan suhu,” ujar Casamassimo. “Saat hal itu terjadi, jika perilaku tersebut dilakukan terlalu cepat, bisa merusak.” 

3. Menyikat gigi terlalu keras
“Jika Anda menyikat gigi terlalu keras, Anda bisa mengikis email gigi dan menyebabkan sensitivitas bahkan resesi gusi,” kata dokter gigi Nuntiya Kakanantadilok, direktur divisi kedokteran gigi anak di Montefiore Medical Center, New York City. Belilah sikat dengan bulu yang lembut dan sikatlah dengan pola melingkar, bukan dari sisi ke sisi, ujarnya.   

4. Terlalu banyak menggunakan pemutih gigi
Memang wajar menginginkan gigi seputih mutiara. Lagi pula, kata Price, “Seiring bertambahnya usia, gigi semakin menghitam.” Namun jangan melakukannya secara berlebihan. “Pada dasarnya, Anda memaparkan gigi Anda ke asam yang sangat ringan,” ujar Kakanantadilok. “Memutihkan gigi secara berlebihan bisa melemahkan email gigi. Seiring berjalannya waktu, bahkan asam ringan bisa mengikis kandungan mineral dari gigi, menyebabkan email gigi menjadi keropos dan pada akhirnya hancur dan gigi menjadi lebih sensitif.”
Profesional ini mengatakan bahwa pemutih gigi tanpa resep biasanya lebih ringan dibanding sistem pemutih gigi dengan resep. Lagi pula siapa sih yang ingin gigi mereka terlihat putih seperti permen karet Chiclets? “Kami mencoba untuk mendidik masyarakat bahwa warna gigi yang ‘normal’ bukanlah putih tapi lebih berwarna putih gading,” ujar Paul Casamassimo, direktur Pediatric Oral Health Research and Policy Center for the American Academy of Pediatric Dentistry. 

5. Menggunakan gigi sebagai “alat bantu”
Banyak orang yang melakukannya tanpa sadar. “Gigi ditujukan untuk mengunyah makanan dan terlihat bagus saat Anda tersenyum, bukan untuk membuka bungkus permen atau menghancurkan es batu,” ujar dokter gigi Warren Brill, presiden American Academy of Pediatric Dentistry. 
Jika Anda menggunakan gigi Anda untuk membuka kaleng kornet, tutup botol, atau apa pun, perbuatan itu bisa menimbulkan keretakan mikro yang mungkin terlihat jelas selama bertahun-tahun, kata Kakanantadilok. Perilaku salah tersebut juga bisa menyebabkan gigi Anda patah atau ditambal karena berlubang. 

6. Menggunakan pasta gigi yang salah
Pilih salah satu pasta gigi yang tidak terlalu bersifat mengikis (abrasive). Tingkat FDA pasta gigi menggunakan skala “relative dentin abrasion” (RDA). Semua skala di atas 100 dianggap abrasive (mengikis), di atas 150 sangat abrasive, dan di atas 200 tidak direkomendasikan, kata Kakanantadilok. Sebagai referensi untuk Anda, ada pasta gigi seperti Colgate Total berskala 70, Colgate Baking Soda & Peroxide Whitening Toothpaste berskala 145, dan Arm & Hammer Dental Care PM berskala 168.         

Gunakan pastagigi dengan fluoride. Mineral tidak bisa mengembalikan email gigi, namun hal itu berperan penting dalam membuat gigi lebih kuat. “Ini seperti memakai jas pelindung hujan atau menyemir sepatu Anda,” kata Keels. 

7. Tidak menyikat dan membersihkan gigi secara cukup

Sebagian orang berpikir mereka telah merawat gigi mereka dengan tepat – sayangnya mereka keliru jika mereka tidak menyikat gigi selama dua menit sehari, dua kali sehari. Jika yang terjadi sebaliknya, dapat meningkatkan kemungkinan bahwa gigi Anda bakal berlubang, dan jika tidak ditangani bisa menyebar ke rahang dan menyebabkan infeksi. Jika Anda sedang bekerja dan tidak membawa sikat gigi Anda, solusi terbaik adalah tetap menyimpan sekotak dental floss (benang gigi) di saku atau laci Anda. “Yang paling penting adalah bersihkan gigi Anda,” kata Keels.(ac/wy)

Senin, 29 April 2013

TARIF PERAWATAN DI KLINIK DOKTER GIGI


1. Konsultasi; Free - Rp 30.000

2. Konservasi 
a.Tambal sementara; Rp 80.000
b.Dycel+ TS; Rp 70.000
c.Tambal GIC; Rp 100.000
d. Basis + GIC; Rp 120.000
e.Tambal Laser; Rp 150.000 - Rp 230.000
f. Inlay / onlay; Rp 900.000
g.Perawatan saluran akar; Rp 80.000, pervisit semua akar
h.Pengisian saluran akar; Rp 80.000 - Rp 100.000, semua akar

3. Periodontal 
a.Scalling Rahang atas dan bawah Klas 1 Rp 120.000 - Rp150.000
b.Scalling Rahang atas dan bawah Klas 2 Rp 160.000 - Rp180.000
c.Scalling Rahang atas dan bawah Klas 3 Rp 180.000 - Rp200.000
d.Bleaching, Whitening Rahang atas-Bawah Rp 1,5juta - Rp 2,0juta


4. Bedah Mulut 
a.Pencabutan gigi tetap/dewasa ; Rp100.000 - Rp 120.000
b.Pencabutan komplikasi; Rp150.000 - Rp200.000
c.Odontektomi; Rp800.000 - Rp1juta, tergantung kasusnya
d.Buka jahitan; Rp70.000, semua jahitan


5. Pedodonsia (Gigi Anak) 
a.Pencabutan gigi sulung; (Rp 70.000, CE) (Rp 80.000,infil, cytoject)
b.Tambal GIC; Rp 80.000 (gigi sulung)
c.Tambal basis+GIC; Rp 100.000 (gigi sulung)
d.Tambal sinar; Rp 150.000 - Rp200.000 (gigi sulung)
e.PSA pervisit; Rp 70.000


6. Prostodonsia (Gigi Tiruan) 
a.Cekat 
- Jaket; Rp 900.000 (metal porcelain)
- Bridge; Rp 900.000 (per gigi)
b.GTS 
-Akrilik -Gigi pertama; Rp350.000 -Gigi selanjutnya; Rp100.000
-Valplast, Gigi pertama; Rp900.000 -Gigi selanjutnya; Rp250.000
c.Cetak; Rp50.000


7. Orthodonsia (Kawat Gigi); Rp 4,5 - 5 Juta (Tergantung Kasus) 
a.Cetak; Rp70.000
b.Biaya kontrol; Rp70.000 per visit,1 bln sekali

Keterangan:
*Setiap kunjungan di kenakan biaya administrasi sebesar Rp5.000,-
*Tarif berlaku 2013, dan dapat berubah (harap update di bagian pendaftaran)
*Telp. 021 2881 1551
*SMS Center. 0838 9405 9600 (Layanan sms 24 Jam)
*e-Mail. brilian.denta@gmail.com


Jl. Raya margasatwa no. 2 (perempatan DDN) samping Pegadaian DDN Pondok Labu Jakarta Selatan

Selasa, 19 Februari 2013

Tukang/Ahli Gigi Perlu Ditindak


Menanggapi maraknya praktik tukang gigi, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) drg. Zaura Rini Matram menuntut pengawasan dan tindakan yang lebih tegas dari pemerintah terhadap profesi tukang gigi yang bertindak di luar batas kewenangan.

Pemerintah telah mengatur batasan praktik tukang gigi sebagai bagian dari pelayanan kesehatan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 339 tahun 1989 tentang kewenangan pekerjaan tukang gigi.

Dalam salah satu pasalnya tertulis bahwa tukang gigi dalam melakukan pekerjaannya diberikan wewenang dalam hal membuat gigi tiruan lepasan dari karilik sebagian atau penuh dan memasang gigi tiruan lepasan.

"Ke depannya, PDGI menganjurkan tukang gigi harus di hapus dan di hilangkan dari masyarakat. Masyarakat harus tahu, ada batasan-batasan yang tidak boleh dilakukan tukang gigi," ujar Rini.

PDGI beralasan, pelayanan tukang gigi yang ada saat ini tidak didasarkan pada pemahaman dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran gigi.

"Membutuhkan pendidikan yang lama, karena kita bekerja pada jaringan yang hidup, yang berkaitan dengan kesehatan seluruh tubuh," jelasnya.

RESIKO INFEKSI
Ia menambahkan, pemasangan kawat gigi yang saat ini marak di lakukan tukang gigi juga sangat ditentang PDGI. Jika hal ini dilakukan oleh pihak yang tidak berkompeten, maka bisa membawa efek samping yang lebih parah pada pasien.

Efek itu mulai dari infeksi ringan pada gusi sampai ke jaringan yang lebih dalam pada tulang yang menyebabkan pembengkakan. Selain itu, ada risiko jaringan yang tumbuh tidak normal, arahnya dapat berakibat pada keganasan.

Bukan hanya itu, penanganan yang tidak tepat juga bisa berakibat pada penyakit infeksi lainnya. Misalnya pada ibu hamil bisa berakibat kelahiran prematur dan bayi lahir dengan berat badan yang rendah.

"Tukang gigi sangat merugikan masyarakat, PDGI minta agar peraturan ini dilaksanakan dan ditegakkan. Untuk masalah kesehatan masyarakat, PDGI tidak mau kompromi," pungkasnya



Klinik Dokter Gigi
Jl. Raya Margasatwa no.2 (samping Pegadaian DDN)
Pondok Labu, Jakarta Selatan
Telp. 021 2881 1551
SMS. 0838 9405 9600 (layanan sms 24jam)

Minggu, 10 Februari 2013

TARIF PRAKTEK DOKTER GIGI

TARIF 2013

1.         Konsultasi; Free - Rp 30.000  

2.         Konservasi                  
            a.Tambal sementara;  Rp 80.000   
            b.Dycel+ TS; Rp 70.000        
            c.Tambal GIC; Rp 100.000     
            d. Basis + GIC; Rp 120.000    
            e.Tambal Laser; Rp 150.000 - Rp 230.000     
            f. Inlay / onlay; Rp 900.000   
            g.Perawatan saluran akar; Rp 80.000, pervisit semua akar
            h.Pengisian saluran akar; Rp 80.000 - Rp 100.000, semua akar
                                   
3.         Periodontal                 
            a.Scalling Rahang atas dan bawah Klas 1         Rp 120.000 -  Rp150.000       
            b.Scalling Rahang atas dan bawah Klas 2         Rp 160.000 - Rp180.000        
            c.Scalling Rahang atas dan bawah Klas 3         Rp 180.000 - Rp200.000
            d.Bleaching, Whitening Rahang atas-Bawah     Rp 1,5juta - Rp 2,0juta         
                                   
4.         Bedah Mulut               
            a.Pencabutan gigi tetap/dewasa            ; Rp100.000 - Rp 120.000     
            b.Pencabutan komplikasi; Rp150.000 - Rp200.000    
            c.Odontektomi;  Rp800.000 - Rp1juta, tergantung kasusnya
            d.Buka jahitan; Rp70.000, semua jahitan
                                   
5.         Pedodonsia (Gigi Anak)                      
            a.Pencabutan gigi sulung; (Rp 70.000, CE) (Rp 80.000,infil, cytoject)
            b.Tambal GIC; Rp 80.000 (gigi sulung)
            c.Tambal basis+GIC; Rp 100.000 (gigi sulung)
            d.Tambal sinar; Rp 150.000 - Rp200.000 (gigi sulung)
            e.PSA pervisit; Rp 70.000
                                   
6.         Prostodonsia (Gigi Tiruan)                  
            a.Cekat                      
                - Jaket; Rp 900.000 (metal porcelain)
                - Bridge; Rp 900.000 (per gigi)
            b.GTS            
                -Akrilik  -Gigi pertama; Rp 350.000  -Gigi selanjutnya; Rp100.000  
                -Valplast, Gigi pertama; Rp 900.000 -Gigi selanjutnya; Rp250.000 
            c.Cetak; Rp50.000     
                                   
7.         Orthodonsia (Kawat Gigi);  Rp 4,5 - 5 Juta (Tergantung Kasus)  
            a.Cetak; Rp70.000
            b.Biaya kontrol; Rp70.000 per visit,1 bln sekali

Keterangan:
*Setiap kunjungan di kenakan biaya administrasi sebesar  Rp5.000,-
*Tarif berlaku 2013, dapat berubah (harap update di bagian pendaftaran)
*Telp. 021 2881 1551
*SMS Center. 0838 9405 9600 (Layanan sms 24 Jam)
*e-Mail. brilian.denta@gmail.com